Sport

Indonesia Bawa Pulang Empat Medali dari World Climbing Series Krakow 2026

Jakarta (KABARIN) - Tim panjat tebing Indonesia menorehkan hasil positif pada World Climbing Series Krakow 2026 di Polandia dengan membawa pulang empat medali yang terdiri atas satu emas, satu perak, dan dua perunggu.

Penampilan terbaik ditunjukkan Desak Made Rita Kusuma Dewi yang menyumbang tiga medali untuk Merah Putih, yakni satu emas, satu perak, dan satu perunggu.

Desak merebut medali emas nomor speed perseorangan putri setelah mencatatkan waktu 6,54 detik. Atlet asal Bali itu mengungguli wakil tuan rumah Natalia Kalucka yang meraih perak dengan waktu 6,62 detik, sementara Emma Hunt membawa pulang medali perunggu.

Medali perak diraih Desak saat berpasangan dengan Antasyafi Robby Al Hilmi pada nomor estafet campuran. Pasangan Indonesia 2 mencatatkan waktu 11,30 detik di final, tetapi harus mengakui keunggulan duet Amerika Serikat, Samuel Watson dan Emma Hunt, yang membukukan 10,89 detik sekaligus memecahkan rekor dunia.

Sebelum tampil di final, Robby dan Desak juga sempat mempertajam rekor Asia lewat catatan waktu 11,19 detik pada babak semifinal.

Desak kemudian menambah koleksi medali dengan meraih perunggu nomor estafet putri bersama Rajiah Sallsabillah. Pasangan Indonesia menang atas wakil Spanyol dengan catatan waktu 13,14 detik pada perebutan tempat ketiga.

Sementara itu, medali emas nomor estafet putri menjadi milik pasangan China yang juga memecahkan rekor dunia dengan waktu 12,89 detik.

Satu medali perunggu lainnya dipersembahkan Raharjati Nursamsa dari nomor speed perseorangan putra. Ia mencatatkan waktu 4,79 detik dan finis di belakang Samuel Watson yang meraih emas serta Zhao Yicheng yang meraih perak.

Nomor estafet putra menjadi satu-satunya kategori yang gagal menghadirkan medali bagi Indonesia. Raharjati dan Robby harus puas finis di posisi keempat setelah kalah dalam perebutan medali perunggu dari pasangan Ukraina.

Sejumlah atlet Indonesia lainnya juga belum mampu menembus podium. Kadek Adi Asih dan Rajiah terhenti di perempat final nomor perseorangan putri. Sementara Aditya Tri Syahria gugur di semifinal nomor perseorangan putra, sedangkan Robby dan Veddriq Leonardo terhenti pada babak 16 besar.

Di nomor estafet campuran, pasangan Raharjati dan Rajiah juga gagal membawa pulang medali setelah kalah pada perebutan tempat ketiga dari wakil China.

Dengan raihan satu emas, satu perak, dan dua perunggu, Indonesia menempati posisi ketiga klasemen perolehan medali. China menjadi juara umum dengan dua emas, satu perak, dan satu perunggu, disusul Amerika Serikat yang mengoleksi jumlah medali serupa. Polandia berada di peringkat keempat, sementara Ukraina menempati posisi kelima.

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Copyright © KABARIN 2026
TAG: